07 February 2012

Teman… Pacar…Adek…Kakak…Sahabat…Mantan

Semua berawal sejak saya kelas 3 SMP (2003-2004), yaahh.. saya punya teman cowo inisial “S”. ngak terlalu dekat, hanya sebatas kenal saja karena seangkatan di SMP. Berlanjut ke SMA, ternyata kita dipertemukan di SMA yang sama pula. 3 tahun dikurung disekolah yang sama (sekolah berasrama) lantas tidak membuat kami menjadi ‘dekat’. Ngak ada cerita ataupun kisah sedikitpun diantara kami. Sampai ketika mencapai penghujung perjuangan menamatkan masa2 SMA, disitulah mulai diukir kisah diantara saya dan dy.  Hanya seminggu saja kami sekelas, kedekatan diantara kami mulai terjalin. Masih sangat jelas proses PDKT kami diingatan saya, rasanya baru terjadi kemarin. 19 juli 2007, hari peringatan kelahiran saya sekaligus menjadi momen tak terlupakan ketika akhirnya dy meminta saya untuk menjadi “Teman Spesialnya” (ehuuu ehuu…). Yeah!! Aku punya pacar!! (preeeetttt). Hari2 berikutnya terasa beda...rasanya ada taman bunga dihatiku (hueekkk… hahaha).  

19 Juli 2011, tak terasa sudah empat tahun Long Distance Relationship kami lakoni (4 tahun bo’.. ahh..masih sangat sedikit klo dibandingkan Titi Kamal-Christian Sugiyono). Banyak kisahh diantara kami, it’s too much to share. Sedih, senang, hal menyakitkan sampai hal yang paling membahagiakan pun lengkap campur aduk kayak bumbu masakan. Semua peran pun kami lakoni, dy menjadi teman, pacar, adek saya (krn masih sangat kekanakkan), kakak saya (krn suka manjain n lindungin saya), sahabat (selalu mendengar semua keluh kesah saya) dan pada akhirnya. . . ketika  4 tahun 5 bulan 27 hari perjalanan kisah kami, lakon terakhir yang dy jalani adalah menjadi Mantan saya. It’s Hard. Rasanya tidak bias digambarkan… kata teman2,  4 tahun itu ibarat suatu pernikahan pasti kami sudah memiliki anak… hahahaha. Tapi itulah perjalanan suatu pertemuan, akan tiba masa dimana perpisahan akan menghampiri. Sampai detik ini, semua kenangan itu masih segar diingatan saya. Sangat segar. Pun ingatan tentangnya masih terngiang2. Bukan kami yang mengingankan perpisahan ini, tapi keadaan seperti mengharuskan kami untuk mengambil jalan ini.

*Buat kamu yang ada disana, jaga kesehatan, hiduplah bahagia dan sukses. Tunjukkan pada kedua orang tuamu bahwa kamu BISA sukses dengan apa adanya dirimu. Doaku yang terbaik untuk kehidupanmu kedepan. Wish u find someone who the best for u n for u’r family J

No comments:

Post a Comment